Pak Hisyam adalah Chief Executive Officer Afrakids. Beliau membuka acara Silaturahmi Afrakids 2017 dengan sangat menyentuh.

Di tengah pidatonya, Hisyam terhenti dan tersedu-sedu. Beliau sulit melanjutkan kalimatnya ketika menceritakan kisah Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam “Saya ingat nabi Muhammad,” beliau mengatakan sambil berlinang air mata “Beliau berdakwah di dekat Ka’bah. Sekeliling beliau adalah tanah tandus, tidak ada pepohonan, kering, tidak ada apa-apa. Yang beliau perintahkan pada orang-orang di sana adalah,” Hisyam menahan tangisnya lalu lanjut berkata, “Taat dan tunduk pada Allah. Kita disuruh menjadi slave. Budaknya Allah. Taat dan tunduk pada Allah. Sudah itu saja.”

“Di Afrakids ini kita pun berusaha tunduk dan taat sama Allah. Kita berjuang dengan berniaga sambil berdakwah. Menyebarkan salam dan nilai-nilai Islam. Insya Allah pada tahun 2020 nanti, kita akan membangun sebuah pesantren digital untuk anak yatim dan piatu gratis.”

Pak Hisyam terus menekankan bahwa Afrakids adalah wadah kita untuk tunduk dan patuh pada Allah. Itulah hal utama dalam kehidupan kita. Misi kita di dunia. Semoga keluarga besar Afrakids bisa melaksanakan misi suci ini bersama sama. Aamiin

Semangat Grow Up Together!
Care & Share

Yuk, kita sama-sama terus bergandeng tangan, sama-sama berikhtiar untuk tetap taat dan tunduk pada Allah Swt.