Blog, Parenting Muslim

Mengapa Aku Harus Sholat? (7+)

“Lif, sebentar lagi adzan. Yuk siap-siap ke masjid,” panggil ayah, sementara Alif sedang asyik bermain tanah liat di teras rumah.
.
“Sebentar Yah, nanggung bentar lagi rumahnya jadi,” jawab Alif sambil membangun rumah dari tanah liat.
.
“Oooh, lagi bikin rumah ya. Ayah boleh bantu nggak?” pinta ayah agar anaknya ini bisa segera siap-siap ke masjid.
.
“Asyik! Boleh dong, Yah,” jawab ayah.
.
Mereka pun membuat rumah tanah liat bersama-sama. “Horeee, rumahnya jadi,” seru Alif.
.
“Sekarang kita siap-siap ke masjid ya. Alif mandi dulu, badannya kotor tuh kena tanah,” seru ayah.
.
“Ayah juga kotor, ayah mandi juga kan hehe.”
.
“Iya, ayah mandi juga.”
.
Setelah selesai bersiap-siap, ayah dan Alif berjalan bersama ke masjid. Di tengah perjalanan, Alif bertanya pada ayahnya, “Yah, kenapa sih aku harus sholat?”
.
“Kenapa kamu tanya itu Lif?”
.
“Penasaran aja, Yah. Kayaknya kita sering banget sholat ke masjid, sampai 5 kali sehari.”
.
“Lif, tadi badan kamu kotor kan ya, terus harus apa biar badan bersih lagi?”
.
“Mandi, Yah.”
.
“Nah, kalau kamu mandi 5 kali sehari, badan kamu jadi gimana Lif?”
.
“5 kali sehari? Jadi bersih banget dong, Yah.”
.
“Nah, begitu juga sholat. Kita sering bikin dosa sama Allah, jiwa kita jadi kotor. Nah, sholat itu ngebersihin kita dari dosa. Di sholat kan kita sering minta ampunan ke Allah.”
.
“Oooh gitu ya, Yah. Jadi nggak punya dosa dong kalau sholat terus.”
.
“Insya Allah, Lif. Dan pas sholat kan kita ketemu Allah Lif.”
.
“Hah, ketemu Allah?”
.
“Iya, walau nggak bisa kita lihat, tapi pas sholat itu, Allah lagi dekat-dekatnya sama kita.”
.
“Oooh gitu ya.”
.
“Iya, pas sholat, kita perlu merasakan kalau Allah sedang melihat kita. Bahkan kalau bisa, kita merasa seakan-akan kita melihat Allah. Walau mata kita nggak bisa melihat Allah, tapi hati kita merasa kita melihat-Nya. Itu namanya Ihsan. Nah, masjidnya udah dekat. Yuk sholat!” ayah menutup penjelasannya.
.
“Yuk!” jawab Alif.
afrakidsofficialAyah Bunda,
Hal utama yang perlu kita ajarkan kepada anak-anak kita adalah kecintaan kepada Allah. Sholat adalah cara yang Allah tunjukkan kepada kita untuk mendekat kepada-Nya, sehingga kita bisa mencintai Allah dengan cara yang Allah inginkan. Itulah sebabnya penting bagi kita untuk membiasakan anak agar menjaga sholatnya.
Salah satu cara untuk membuat anak menjaga sholatnya adalah dengan menceritakan manfaat sholat. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tahukah kalian, seandainya ada sebuah sungai di dekat pintu salah seorang di antara kalian, lalu ia mandi dari air sungai itu setiap hari lima kali, apakah akan tersisa kotorannya walau sedikit?” Para sahabat menjawab, “Tidak akan tersisa sedikit pun kotorannya.” Beliau berkata, “Maka begitulah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya Allah menghapuskan dosa.” (HR. Bukhari no. 528 dan Muslim no. 667)
Saat sholat, kita berada sangat dekat dengan Allah. Memberikan kebiasaan menjaga sholat akan membuat anak selalu dekat dengan Allah. Kedekatan itulah yang bisa menghadirkan cinta. “Yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika sujud, maka perbanyaklah do’a ketika itu.” (HR. Muslim)
Perasaan cinta itu bisa hadir juga dengan merasa bahwa kita selalu dilihat oleh Allah, inilah yang kita capai saat memperoleh derajat ihsan.
“’Wahai Rasulullah, apakah ihsan itu? ‘ Beliau menjawab, ‘Kamu menyembah Allah seakan-akan kamu melihat-Nya, maka jika kamu tidak melihat-Nya maka sesungguhnya Dia melihatmu.” (H.R. Muslim 102)
Wallahu alam bish shawwab.
Semoga Allah mengistiqomahkan diri kita, dan juga anak-anak kita, untuk terus menjaga sholat kita. Semoga Allah juga menumbuhkan perasaan cinta kepada-Nya di dalam diri kita dan juga anak-anak kita. Aamiin Yaa Rabb.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *